Minggu, 19 Juni 2011

Almost There

Finally I almost finish my bachelors degree. Four years in ITB taught me many different experience.

A little of joy,
A little of tears,
A little of anger,
A little of pain,
A little of love,

A little of....EVERYTHING.

It will become amazing memory with thousands of extraordinary stories.

Now, new story will begin. Some people said "Real university is in real life" and I will face it within 30 days. Lets hope for amazing journey, challenging situation and unique experience.

Bon Voyage!!

Jumat, 15 April 2011

STUDI PENGEMBANGAN PURWARUPA SISTEM ELEKTROKARDIOGRAPH EKONOMIS UNTUK MEMANTAU KERJA JANTUNG MENCIT SECARA NON-INVASIF - sebuah pengantar

Yak, itulah bunyi dari judul tugas akhir saya. Secara umum judul tersebut bertujuan untuk membuat prototype (yak benar!! Purwarupa adalah terjemahan dari prototype) alat pemonitoran kerja jantung mencit (FYI, mencit : sejenis curut) yang MURAH. Lalu, kenapa jantung harus dimonitor? Kenapa mencit? Emang hasilnya seberapa murah? Kurang lebih alasannya begini.

Jantung merupakan salah satu organ terpenting pada makhluk hidup. Hingga tahun 2010 tercatat bahwa penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia [data WHO, http://www.who.int/entity/whosis/whostat/2010/en/index.html]. Hal tersebut menyebabkan penelitian terhadap senyawa-senyawa yang memiliki efek khusus pada jantung semakin banyak dilakukan. Elektrokardiograph (EKG) merupakan rekaman grafik potensial-potensial listrik yang ditimbulkan oleh jaringan jantung dan digunakan sebagai alat bantu untuk mengetahui kondisi jantung baik pada pemeriksaan klinis maupun pada percobaan.

Mencit (Mus musculus) maupun tikus (Rattus norvegicus) adalah hewan uji pra-klinis yang digunakan untuk memodelkan efek suatu senyawa pada manusia[1]. Hal tersebut disebabkan karena mencit dan tikus mempunyai fungsi tubuh dan anatomi jantung yang sama dengan manusia. Selain itu tingkat kecepatan reproduksi dari mencit memudahkan ketersediaan mencit sebagai hewan uji pra-klinis.

Uji pra-klinis pada hewan uji dapat dilakukan dengan dua cara yakni dengan cara invasif dan non-invasif. Invasif adalah cara pengujian yang melibatkan operasi atau memasukkan suatu peralatan ke dalam tubuh spesimen. Sedangkan cara non-invasif tidak memerlukan pembedahan dan hanya memerlukan kontak langsung antara alat pengujian dengan bagian tubuh spesimen. Pengujian secara invasif dapat menyebabkan kematian spesimen sesaat setelah dilakukan pegujian, sehingga efek suatu senyawa akibat pengujian berulang dalam rentang waktu tertentu tidak dapat diketahui. Pemonitoran kerja jantung hewan uji secara non-invasif diperlukan untuk melihat fungsi kerja jantung akibat efek suatu senyawa dalam rentang tertentu pada satu spesimen yang sama.



[1] Junior, Pedro P., Maracolo, M., Rodrigues, Fabricio P., Medei, Emiliano and Nascimento, Jose H.M. “Noninvasive method for electrocardiogram recording inconscious rats: feasibility for heart rate variability analysis.” Annals of Brazilian Academy of Science, ISSN 0001-3765, 2010.

Sabtu, 12 Maret 2011

Obrolan Aneh

Suatu siang di lab medik.

R: Kalo beli makan nitip dong.
V: Mau nitip apa?
R: Apa aja boleh tapi ngga pedes.
N: Oh, jadi cinta tapi ngga pedes boleh?

Sabtu, 29 Januari 2011

Kuliah pertama Tugas Akhir

Jumat, 28 januari 2011. Kuliah pertama Tugas Akhir.
Prof. Sugi : Surat pendaftaran TA harus masuk minggu depan.
Saya : Oke, harus cepat-cepat ketemu pembimbing nih. (dalam hati)

Prof. Sugi : Proposal minggu depan harus sudah masuk.
Saya : GLEK!!

Prof. Sugi : Karena pendaftar yang banyak, di daftar hadir mencapai 90 orang, maka presentasi mulai diadakan minggun depan.
Saya : JJeEEGgEERRRR!!!!

Tekanan tugas akhir mulai terasa dan semakin berat dari setiap tarikan nafas yang dihirup di kelas kuliah TA.

Kamis, 27 Januari 2011

Kerja KELOMPOK ya, KELOMPOK

Yak,posting pertama di tahun 2011 dan sepertinya akan penuh berisi makian. Meskipun awal tahun dilewati dengan cukup indah. Definisi indah di sini adalah naik genteng sendirian, minum anggur merah sebotol sambil menikmati kembang aip bagus secara gratisan. Setelah itu kembali ke aktivitas yang melelahkan yakni laporan tugas kelompok konser. Meskipun namanya kelompok tapi yang terjadi tidaklah seperti itu. Pembagian kerja sangat timpang, bahkan menimbulkan hasrat ingin membunuh pada batin saya.

Ceritanya pada awalnya salah satu orang menginginkan kevallidan data sehingga menyebabkan jadwal pembuatan laporan MUNDUR satu bulan dari yang seharusnya bisa dilakukan. Eh, plis ya kalau mau valid, ke laboratorium aja sana. Lalu setelah itu dilakukan pembagian tugas pembuatan laporan. Awalnya saya HANYA kebagian analisa cooling tower dan melihat konsumsi pemakaian listrik. Melewati tahun baru, beberapa orang menghilang (ilang aja lo ditelen bumi, biar nama lo ilang sekalian dari daftar anggota kelompok) sehingga untuk mengejar deadline saya harus mengcover bagiannya.

Setelah jadi saya berkali-kali dikejar untuk penyempurnaan dan saya berkali-kali berkata kalau itu sudah maksimal. Terus-menerus dicecar pertanyaan bahkan mungkin nantinya pertanyaan dosen ngga sebanyak yang ditanyakan. Udah gitu nanyanya ga cuma satu kali, hal yang sama ditanyakan berkali-kali sampai dia puas. Saya sampai harus menjelaskan secara perlahan.

Astaga,astaga.

Saya masih lebih beruntung. Teman saya yang kebagian menganalisa chiller lebih menderita. Setelah menulis puluhan data, membuat belasan grafik bahkan menginap di kosan saya. Pada akhirnya diputuskan tidak bisa dipakai karena dianggap tidak valid.
Tidak sampai disitu saja, ternyata presentasinya belum jadi saat H-1 presentasi dan ketika dilihat, susunannya melompat-lompat, terlallu banyak berisi tulisan dan banyak yang melecehkan arti dari sebuah presentasi. Belum sampai disitu, ketika saya melihat dan spontan berkata "kok presentasinya gini? Presentasi adalah seni". Dengan entengnya dia berkata "yaudah kamu aja yang ngedit presentasinya". JjJeEeGGgeEerrRR!!! Terkutuklah SAYA DAN MULUT BESAR SAYA, dan TERKUTUKLAH KAMU YANG SEENAK JIDAT.

Astaga, astaga.

Baru kali ini saya merasa dimanfaatkan sampai sekering ini.
Baru kali ini saya dikhianati label "Tugas Kelompok" sampai level ini.
Baru kali ini saya mencapai pada level kerja tidak ikhlas sama sekali.
Baru kali ini saya melihat orang yang tidak berempati dan tidak berperasaan hingga saya mencapai tingkat perasaan seperti ini.

Hai, orang-orang yang jidatnya enak. Mohon jangan bertindak seenak jidat.

Minggu, 07 November 2010

Menulis Lagi Lagi dan Lagi

Yak, setelah vakum sekian lama, setelah termakan oleh kesibukan organisasi dan kuliah dan setelah sekian lama saya menjomblo (*lho) akhirnya saya akan menulis lagi. Mungkin saya tidak akan terlalu peduli dengan masalah bahasa tapi yang jelas saya akan menuliskan apa saja yang telah saya lalui. Tertarik? Ya silahkan baca, bila tidakpun ya tak apa.